Bagian 22: You’re Late

Setelah kejadian pada story #21:
Right Here Waiting for You.

Beberapa jam kemudian…

“Udah selesai? Sorry ya, lama nunggu. Tetiba, mendadak aku dipanggil sama dosen pembimbing tadi. Belum sempat ngabarin. Eh, ponselku lowbatt.”

Sesalnya sedih dengan beberapa pernyataan beruntun sekaligus beberapa tarikan napas yang belum stabil, saat melihatku dengan wajah sedikit ditekuk.

“Iya, gapapa. Kalem. Aku juga baru keluar ini. Hehe”

Ujarku sembari tersenyum canggung, dan sedikit berbohong tentunya (maaf, ini bukan kebohongan seperti yang kau kirakan, kawan-kawan pembaca)✌. Hanya agar dia tidak terus-terusan meminta maaf nantinya.

Mana tega aku mengatakan kejujurannya, kalau aku sudah menunggu sedari tadi. Kurang-lebih,, aku sudah berdiri 1 jam di depan toko, di loby-nya. Sambil terus menghubungi kontak dia dan mengirim chat juga via Whatsapp.

Hampir saja, aku mau membuka Aplikasi tranportasi online andalanku. Tadinya. Jika dia tidak kunjung tiba.

“Hm, Maafin ya. Aku juga kesandung lampu merah mulu dari tadi. Hehe. Mana panas banget ini.”

Racaunya sambil mengibas-ngibaskan helaian rambut di kepalanya yang mula tampak lepek dengan keringat.

Dia melanjut aksinya membuka jacket dongker yang dikenakannya lalu menyodorkannya ke padaku. Aku hanya menyambut jacket itu sambil terus memperhatikan dalam diam.

Dia juga melonggarkan dasi yang terpasang rapi. Membuka dua kancing bagian atas pada kemeja bercorak soft biru muda yang terlihat begitu pas dan cocok saat dia kenakan. Kemeja itu kini tampak sedikit mencetak badannya karena sudah basah dengan keringat.

Dia sibuk dengan aksinya. Berlanjut menyingsingkan lengan kemeja hingga sesiku, dengan beberapa kerut lipatan. Mulai dari lengan kanan berikutnya pindah ke lengan kiri. Hingga dirasa seimbang dan rapi. Yap, satu hal yang tidak luput dari dia. Seberantakan apapun tetapi dia tetap berbenah dan berusaha terlihat rapi. Kapan pun dan di mana pun.

Next Chapter… #23
by @terryselvy

Diterbitkan oleh Terry Selvy

I Tell The Truth Through My Story

Satu pendapat untuk “Bagian 22: You’re Late

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai