Setelah semua yang berlalu.
Hening.
Keheningan yang canggung.
Panggilan telepon itu terasa sangat lama bagiku. Aku tidak tahu apa dan bagaimana pembicaraan mereka karena tidak bis ditebak dari ekspresi wajah dia.
Setelah itu dia berjalan ke arah ku, dan saat itu yang lain memutuskan untuk berkumpul. Dengan ekspresi wajah datar, dia menghadap dan mengatakan bahwa dia harus pergi secepatnya pulang ke rumah.
Semua seperti tiba-tiba terlihat lelah. Walaupun dia menyuruh kami untuk melanjutkan tetap bersenang-senang, tidak ada yang ingin bersenang-senang saat itu. Semuanya terdiam dan punya pikiran di kepala masing-masing, bagaimana pun juga aku lah yang paling banyak memiliki pertanyaan.
Di menyuruh aku untuk tetap tinggal dan bersantai di pantai dan berhenti meng-khawatirkannya, tepi bagaimana bisa aku melakukan itu sementara dia harus kembali pulang dan aku harus tetap tinggal dengan yang lain.
Kata Kota X terus terngiang di kepalaku berulang-ulang. Tidak bisa lepas. Ketika aku mendengar kata itu. Aku sangat takut.
Aku takut.
Aku tidak pernah berfikir akan terjadi seperti ini. Aku lelah menunggu dan hampir menyerah.
Padang, 25/02/2018
@tsystories

