#0057tsy | Sad Ending’

Setiap hari aku bisa melihat beberapa hal yang sangat terfragmentasi. Berapa kali tidak terhitung jumlahnya, aku mencoba untuk mendapatkan mereka semua secara bersama-sama. Berharap dengan melakukan hal ini, aku bisa melalui dan mendapatkan seluruh, cerita lengkapnya. Aku tidak tau mengapa aku harus melakukan hal ini. Aku hanya merasa bahwa ini adalah hal yang harus dilakukan. Memori-ku sangat tidak baik, setiap kali aku menghubungkan sepotong puzzle, aku akan melupakan potongan puzzle lainnya. Hal yang paling aneh adalah dalam fragmen ini, selalu ada bayangan blur/kabur (seperti pada objek foto diriku diatas). Setiap kali dia muncul aku merasakannya, ini tidaklah benar. Hidup dalam memori beberapa tahun, hanya untuk perlahan-lahan menyadari. Apa yang dia katakan tentang takdir, untuk akhirnya memahami. Bahwa apa yang selama ini sudah aku cari adalah dia. Aku menulis cerita tentang dia, dan tentang kita berdua. Tentang perbedaan kita, cerita kita, perasa kita, kerinduan kita, usaha kita, dan jalan yang kita pilih masing-masing, dan juga cinta. Orang-orang cenderung menyembunyikan perasaan mereka yang sesungguhnya dibawah topeng. Menyembunyikan dan mengubur nafsu mereka, keinginan mereka, dan hati mereka yang sebenarnya. Orang-orang cenderung untuk mengunci perasan merek dalam kotak. Tanpa mengungkapkan yang sebenarnya pada orang yang di-inginkannya. Sangat bodoh dan konyol. Aku butuh sejauh ini, bertahun-tahun untuk menyadarinya, meski pun ‘ending bahagia nyata’ mungkin tidak pernah datang. Jadi bolehkah aku tetap berharap sampai dimana pun aku pergi, dia akan tetap di pihak ku. Dengan segala tembok penghalang kita, dengan segala perbedaan keyakinan (agama) dan prinsip kita yang tidak untuk saling toleril. Bukan ending yang diinginkan, tapi tetap menarik.

Dengan Segala Tembok Penghalang Kita,
Padang, 8 Maret 2018 (03.26 wib)
Story by Me @tsystories

Diterbitkan oleh Terry Selvy

I Tell The Truth Through My Story

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai