Setelah lulus?
Akankah kau langsung bekerja atau lanjutkan studi? (Jika punya cukup uang atau beruntung memperoleh Beasiswa,, iya aku melanjutkannya). Tapi jika tidak, Aku? Dahulu aku berfikir begitu. Tapi sekarang. Mungkin tidak! Aku ingin pergi untuk mencoba sesuatu yang lain terlebih dahulu. Ada banyak sekali hal yang ingin aku lakukan. Aku ingin bepergian ke tempat yang cukup jauh sendirian. Keluar dan melihat dunia, atau sesuatu yang semacam itu. Aku ingin tau hal lainnya disamping apa yang aku pelajari sekarang. Dan kau pikir apa yang aku pelajari adalah sungguh sebuah ‘Ya’ bagiku? Aku tidak tau. Itu mungkin bisa jadi ‘Ya’ untuk hari ini, dan ‘Tidak‘ untuk hari esok. Atau mungkin itu akan jadi ‘Tidak’ untuk kemarin, dan menjadi ‘Ya’ untuk hari ini. Tidak ada yang akan bertahan selamanya. Sedikit sekali. Sebuah perasaan selalu bisa saja berubah. Seperti cinta. Pernahkah kau mendengar tentang Philophobia? Itu ada rasa takut untuk dicintai atau jatuh cinta kepada seseorang. Penyakit itu benaran ada, dan bagaimana dengan gejalanya? Itu seperti menghalangi dirimu dari cinta. Menyangkal untuk mencintai tanpa alasan apa pun. Seperti takut kalau balik tidak dicintai. Takut kalau patah hati, dan merasa takut untuk jatuh hati kepada seseorang dengan masa lalu, sesuatu yang seperti itu. Kau sebaiknya perhatikanlah dirimu. Kau sudah berada di tahun ke-empat perkuliahan, tapi kau belum pernah benar-benar jatuh cinta, menyukai seseorang semenjak saat itu. Omong kosong! Aku tidak takut akan cinta. Aku hanya takut tidak dicintai balik. Karena aku tidak akan pernah tahu bagaimana orang itu memikirkan tentang diriku, atau mungkin dia tidaklah memikirkan ku sama sekali. Terkadang ‘kata cinta‘ bisa merusak hubungan dalam hidupmu. Begitu pun dengan pengakuan sebelah pihak. Kau tidak mengerti!
Selamat keluar dari Zona Nyaman,
Padang, 12 Maret 2018 (02:35 WIB)
Story by Me @tsystories

