rn-coffee shop, solok

Solok, 08/11/2018

Mengunjungi suatu tempat hingga sebuah kota dikala libur atau diwaktu senggang pekerjaan maupun jadwal perkuliahan adalah sebuah kebiasaan iseng bagiku. Di luar kebiasaan iseng lainnya, yang kau sendiri tau apa itu. Haha. Entah itu bersama teman atau sendirian. Aku senang dan menikmatinya. And then, saat mengunjungi suatu tempat, bagiku tidak lengkap rasanya tanpa menyicipi aneka kuliner lokalnya. Pun mampir ke kedai kopi sepertinya kebiasaan lainnya. Jadilah kami mengunjungi sebuah coffee shop di kota ini.

So, singkat cerita.
Dari seharian berencana menghabiskan waktu di kota Solok. Kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengunjungi beberapa tempat wisata andalan kota ini. Dari yang sudah lama terkenal sampai yang baru. Lompat dari satu destinasi ke destinasi lainnya. Tak lupa untuk memenuhi kebutuhan jasmani kami. Tempat ini menjadi pilihan karena selain menyuguhkan kopi dan aneka minuman andalannya juga menyediakan makanan untuk makan siang kami. Dan, kami menghabiskan sisa waktu istirahat siang selama 2 jam di sini untuk lunch, ngobrol, dan merencanakan tujuan destinasi selanjutnya.

Tempat ini awalnya membuatku cukup penasaran bagaimana hebatnya sajian kopi di kedai ini @rncoffeeshop. Dan, aku sudah cukup lama mengetahui perihal tempat ngopi yang satu ini. Bisa dibilang aku taunya dari jejaring media sosial. Yes, #instagram. Bagi sebagian orang mengatakan medsos itu toxic, banyak hal negatifnya. Yap, bagaimana pun penilaian orang tentang medsos, tetapi bagiku sangat menarik, berfaedah dan banyak membatu baik hastag maupun loc dan beberapa tag dari para netizen yang jadi pelanggan dan pernah datang berkunjung ke tempat ini. Mereka sangat membatu ku dalam menentukan pilihan dengan penilaian sepihakku. Dengan gampang aku bisa mengetahui suatu tempat. Menjelajahi dunia serta aneka penampakan yang ditawarkan. Salah satunya tempat ini.

Namun, setelah sampai di tempat ini. Aku kembali ‘ISENG‘, menanyakan sesuatu kepada mereka yang jawabannya aku tidak merasa puas. So, bukan salah mereka, hanya saja salah keisenganku kala itu. Haha. Aku pun mengurungkan niatku untuk menyicipi secangkir kopi tersebut. Berganti dengan segelas minuman di atas. But, ini ENAK

FOTO DOKUMENTASI PRIBADI (MENYUSUL, SOON!
P.S: Belum sempat mindahin foto.
____________________________________________
OK. Sampai ketemu di kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi berikutnya…
Bye bye, Coffee Lovers!

Diterbitkan oleh Terry Selvy

I Tell The Truth Through My Story

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai