4. Me-TIME (Solok Radjo)

Hello, coffee lovers!
Mari menikmati kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi.
#CeritaTerry about: #SolokRadjo
____________________________________________

“me-time” is important! 🤓

Guilty of checking your phone first thing in the morning and feeling frazzled, rushed and stressed-out? same. 🤦🏽‍♂️

Like most people, my alarm clock is my phone and as soon as i hit snooze in the morning, i end up spending a good chunk of my time endlessly scrolling through notifications and freaking out on the amount of things i have to accomplish… in return taking forever to roll out of bed. 🛌

To make my mornings better, I started keeping my phone in my living room and making it a point to get out of bed to hit snooze. ⏰ once i’m up, i take some much needed “me-time” to enjoy a cup of coffee (with no distractions).

Thanks to #SolokRadjo coffee versatility, my morning routine includes a premium, personalized coffee experience – empowering me to start my day with a feeling of calm, cool and collective. 🙏🏽

As a result, feeling less stressed and more productive for the rest of my day!

Happy Wednesday! ☕

FOTO DOKUMENTASI PRIBADI (MENYUSUL, SOON!
P.S: Belum sempat mindahin foto.

____________________________________________
OK. Sampai ketemu di kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi berikutnya…
Bye bye, Coffee Lovers 🙏

3. Happy Satnight, Lalito Coffee Bar!


Hello, coffee lovers!
Mari menikmati kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi.
#CeritaTerry about: @lalitocoffeebar
____________________________________________

1 September 2018
by @terryselvy

New month, new mindset, new focus, new start, new intentions and lastly new results. 🙏🏽 ✨ reflecting upon the September madness and starting from ground zero this month. (s/o to my @terryselvy l for keeping me on track! 📝) but first, coffee… cheers to a new month!

Today… when the shadow of dusk began to disappear, it was replaced by a dark night, and the morning caffeine starts to wear out, the biggest decision I have to make for yourself is: do i really need another cup of coffee? or should i switch things up? decisions decisions decisions.☕️ Yeah, I lost… I went to Coffee bar last night.

Switching up our traditional cheese cake intake this weekend with a plate of fried bread Churros sprinkled with sugar powder, dipped in chocolate sauce instead (Churros are a typical Spanish dessert that can be bought and enjoyed in here @lalitocoffeebar. Churros you win!) and accompanied with a strong cup of latte art, while reading a book from International bestseller and endless laughs… 😂 @lalitocoffeebar, you were the perfect escape in the midst of our bi-polar hot weather in Padang. It was the perfect end to the week!

Happy Saturday night! ☕️

FOTO DOKUMENTASI PRIBADI (MENYUSUL, SOON!
P.S: Belum sempat mindahin foto.

____________________________________________
OK. Sampai ketemu di kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi berikutnya…
Bye bye, Coffee Lovers 🙏

2. Join me for a cup of coffee (V-coffee’s)

Hello, coffee lovers!
Mari menikmati kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi.
#CeritaTerry about: V-COFFEE’S
____________________________________________

Join me for a cup of coffee ☕

After weeks of passing by this spot in the neighbourhood, i finally walked into @Vcoffees for enjoy a cup of coffee last night and their cake ‘Cohocolate Larva’ didn’t disappoint 🌴
both with the coffee and the cake, the place, friendliness, wifi and music!

brightening up your mood this yesterday afternoon with a little pop of colour on this gloomy, rainy wednesday. ☔️ // on my best friend’s recent visit to Padang from Padang Panjang (balik dari pulkam), we got the chance to sit down and catch up over things we love most: coffee. 👋🏽 this time around, we decided to swap our daily dose of coffee with @Vcoffees‘s special of the week: Blackpanters ( would you try these? ).

Typically i’m not one to jump on the mixed coffee trend but when i found out that @vcoffees was doing them with 100% very well, i was sold! we had the coffee (black) and the chocolate (brown) off their new menu. next time, i have to pop-in to try another new menu!
(ps. they are delicious! ✌🏽).

I love playing tour guide when friends come and visit the city but given the current weather situation in Padang, i’d love to swap places and be in Vcoffees like this home instead.

FOTO DOKUMENTASI PRIBADI (MENYUSUL, SOON!
P.S: Belum sempat mindahin foto.

____________________________________________
OK. Sampai ketemu di kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi berikutnya…
Bye bye, Coffee Lovers 🙏

1. Vcoffee’s like home

Hello, coffee lovers!
Mari menikmati kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi.
#CeritaTerry about: V-COFFEE’S
____________________________________________

Night coffee with my dear friend and in the place that always makes me happy like home.

Been a while since I met an many Padang’s cafe or resto that stands out from the crowd. And yes, this is everything I post on my personal account looks like a promotion, an endorsement to great tasting cuisine that helps raising the standard for Padang food (just attract tourists to visit my city, Padang). But NO, I’m not paid to say this. I’m not interested in becoming an endorsement (akun pribadiku ini adalah moodku hanya untuk berseng-senang, aku tidak suka sesuatu yang meribet). I promote or posting what’s good and worthy of my time and your attention. Give it a taste and I hope I can prove myself right 😉

Ko’Felexandri said: “These days we are so sensitive to the word endorsement or influencers, while the world is not black and white. I believe there are people who don’t do it just for the money. And even if they do, they push their best to still deliver the best & most authentic content they can”

Just walking into a random cafe in Padang (well, not that random, we found it on social media accounts via Instagram guide, they were @vcoffees, I was interested and I had sent a message a few days ago about one of their desserts that looked tempting), you can find a real gem ❤️Actually, we were not far from the city center, dekat persimpangan dari akses jalan utama, tidak jauh dari salah satu icons kota Padang yaitu Mesjid Raya Sumatera Barat, so we weren’t expecting something extraordinary, just wanted a good coffee to go. But seeing their coffee and desserts we decided to stay there longer, and put in the bucket list to visit again and again… 😍 I guess we made the best decision! And their Chocolate Larva was the quite delicious no less than one i ever tired and their blackpanther was again👌🏻 If only all Padang cafes were like this 😉 Eh, jangan ding. Entar nggak ada variasinya dong 😋


P.S. I told you, proteas are everywhere!🌸 So just go to the cafe and want to enjoy a cup of coffee with you (recommended @Vcoffees), in a small town of Padang.
.
Who would like to join me in this “@Vcoffees?”.

I couldn’t get enough of this pictures, so… it was quite difficult to choose just one photo 🙈 I will post more photos about this @vcoffees in the future. Hahaa ✌

FOTO DOKUMENTASI PRIBADI (MENYUSUL, SOON!
P.S: Belum sempat mindahin foto.

____________________________________________
OK. Sampai ketemu di
kumpulan Cerita Terry (@terryselvy) dan secangkir kopi berikutnya…
Bye bye, Coffee Lovers 🙏

Belajar #FoodFlatLay

Aku tidak merasakan kesepian saat makan sendirian dan berjalan menelusuri kota ke berbagai tempat yang menawarkan aneka keragaman, salah satunya keragaman dalam hal hidangan dan menu makanan. Contohnya, makanan di sini yang segar dan lezat, dan juga sangat kreatif. Hidangan nan sederhana yang terdiri dari kesegaran segelas Strawberry Mojito, ditemani kudapan hangat Lumpia isi Jamur-Ayam, di samping tersaji sepiring Ice Salju Mangga-Melon yang menjulang. Aku ingin mencicipi satu per satu hidangan makanan di sini dan di seluruh dunia, hidangan yang berbeda, hidangan yang unik, dan hidangan yang membawa kebahagian dalam hidup #LiveMore. Selain menikmatinya sendirian, aku juga ingin membagikannya kepada kalian lewat foto makan ini #FoodFlatLay dan lewat ceritaku atau Food Story Photography, meski pun aku memotret makanan lewat kamera ponsel (read: belum cukup uang untuk beli kamera bagus). Aku ingin menciptakan sesuatu yang berbeda dari food photography pada umumnya, aku ingin foto makanan ku bercerita di caption-nya, sehingga saat orang melihat foto makanan ku yang biasa-biasa saja tanpa mampu menghasilkan efek bokeh-bokehan kamera bagus, orang akan penasaran ada cerita apa di balik foto makanan ku. Aku ingin menjadi pencerita yang baik di balik setiap foto makanan yang aku bagikan. #LiveMoreSociety Aku menghidangkan foto makanan sederhana ini dengan cerita yang tak sederhana kepada @dbsbankid x @kokikutv, sebagai partisipasi ku dalam mengikuti event #DBSCulinaryChallenge#DBSxKokikuTV semoga menarik. Aku harap seni bercerita ku yang tak biasa di balik potret makanan sederhana ini, bisa menggambarkan bentuk kecintaanku yang berbeda pada dunia kuliner, sekaligus dunia food photography, dan dunia Story Teller. Semoga cara ini bisa menjadi jalanku untuk terhubung dengan orang lain dan dunia. Aku rasa jika aku mampu mengekspresikan diriku melalui hidangan ceritanku di balik sebuah foto makanan, aku akan berada dipuncak duniaku, yaitu sebuah kepuasan tersendiri atau singkatnya sebagai sebuah kebahagiaan. #LiveMore
#DBSxHIF #DBSxFIH @handsinframe @foodinhands
by: @terryselvy

Mt. MERAPI Sumbar 2891 MDPL

Kalo ada yang tanya aku lebih suka gunung atau pantai, aku akan jawab pantai. Alasannya sesimpel: ke pantai lebih gampang, gak perlu nanjak manjat berjam-jam ngos-ngosan. Tapi… menurutku pemandangan di gunung itu jauh lebih magis. Waktu melihat video dari seorang Ko’Alex tentang #Switzerland dan mendengarkan ceritanya, aku bahagia bener ngebayangin bisa liat pemandangan cakep di ketinggian tanpa perlu ngos-ngosan. Dia bisa tiba di top of Europe tanpa perlu keringetan. Bisa maen ke gunung lain naik ropeway, bisa makan siang di restoran cakep dengan pemandangan gunung dan lembah di sekitar cukup trekking 20 menit. Pokokmen enak gak pake capek. Aku pikir sama lah kayak ke #bromo atau #dieng, ya kan? Wkwk. Urusan naik gunung, mungkin aku orang tercupu sedunia. Cuma pernah ke #singgalang aja yang menurutku udah lumayan effort padahal katanya ini masih masuk kategori ‘pemula’. Nah, masalahnya… aku tergoda untuk naik ke #Merapi dan keinginan ku paling gila adalah ke #Rinjani. Ke Mt.Merapi kemarin aja pas turunnya aku ‘gigi empat’ kata mereka, maklum aku salah satu orang teraneh dengan phobi Ketinggian. Apalagi, keinginan gilaku Rinjani. Tapi, Rinjani itu treknya katanya ndak mudah. Penuh perjuangan! Apalagi pas denger nama 7 Bukit Penyesalan. Buset nanti bakalan senyesel apa ya 🤣 But hey, aku beberapa saat kedepan ini bakal rajin olahraga, kok. Semoga bisa, kuat, dan dapet foto-foto bagus (ini yang paling utama, hunting foto wkwk) emang dasarnya aku #Alay. Sejujurnya aku ndak ada niat untuk ‘menaklukkan puncak’ gunung mana pun. I just want to pay respect to this magnificent mountain, take photos, see the beauty, dan yang terpenting: there’s no way aku akan nyampah di sini. Kalian punya tips and trick untuk orang ter-cupu dalam hal mendaki gunung ini? Share dong di komentar ya 🤔🤗 (Izin Share+Edit ya Koh’Alex).

Loc: Mt. Merapi Sumatera Barat, Indonesia
📷 by me @terryselvy
#TSYstories #NOfilter #cameraOPPOF5

Tong Susu: Menunggu

Di tengah hangatnya malam dan jalan yang panjang ini. Di sebuah tempat penjual susu murni yang telah di pasteurisasi dan ditambah aneka varian rasa, aku duduk menunggu sendirian di pojok gerai Tong Susu, di pinggir jalan yang lagi ramai. Setelahnya, aku berjalan perlahan, suasananya sangat hangat di tengah dinginnya malam. Aku bisa merasakan semilir angin yang tertiup lembut, dan suara-suara serangga yang terdengar lucu saling bersautan dengan suara kodok. Hingga sekarang pun, menunggu adalah hal yang biasa bagiku. Semakin malam saat berjalan sendirian, aku kan teringat akan masa-masa yang telah berlalu itu, kembali [pernah aku ceritakan dahulu kala]. Jika dipikir-pikir lagi setelahnya, yaitu saat ini, kami benar-benar akrab kala itu saling menjaga dan memberi semangat tanpa henti. Tapi, kala itu kami berada di usia yang masih naif dan sentimental, masih belum mengerti cara membina hubungan pertemanan yang baik. Jadi kami mudah merasa cemas dan tidak sabar saat menghadapi masalah. Tidak tahu bagaimana cara yang tepat untuk melindungi dan mempertahankan persahabatan kami. Semuanya sudah dilakukan, termasuk memberikan segala masukan dan kata maaf untuk satu sama lainnya. Namun tetap teras dan yang kurang. Kami butuh sesuatu yang menjanjikan, sebuah komitmen. Apa ada komitmen dalam persahabatan? Yang walaupun abstrak, namun bisa memberikan rasa nyaman dan lega di hati kami. Walaupun aku sadar pada akhirnya, tidak ada hubungan pertemanan yang abadi.
@tsystories

Dinner di SkyLine Ibis Padang

Part-2 [ FoodStory Part-1 di Postingan sebelum ini). Have I told you that SkyLine Ibis Padang is the perfect place to celebrate your love, your friendship, your quality time? Have I told you that this place is beauty, romantic, so tranquil and so serene you might find the peace you’ve been looking for all this time? And have I told you that they have restaurants with absolutely gorgeous view to the ocean? Beautiful highlights is so amazing. No wonder the place is recomended for visit and try us his special menu. Ketika sudah sampai di rooftop Skyline, kami duduk dan mulai ngobrol banyak, suasana perlahan mencair. Great place, great friend, and here’s the best part: Makanan penuh cinta, yang dihidangkan komplit dengan the killer combinations for a night like that. Satu persatu menu mulai dihidangkan sesuai urutan, menyenangkan, di mana konsep dinner malam ini menu dengan 5 kelompok hidangan (courses): Cold appetizer (watermelon juice), Soup (Daging ayam suwir bagian dada dan Jagung), Sweet (Salad buah), Main Course (Olahan Chicken with vegetables & potatoes), dan Dessert (Ice Cream 3 rasa). Kehidupan dengan hidangan penuh cinta, cinta yang seperti makanan. Mereka juga suka mencampurkan banya hal. Beberapa orang suka steak chicken karena tertarik vegetables & potatoes-nya. Beberapa orang suka ayam potong karena sausnya. Beberapa orang suka salad karena buahnya, dan begitu dengan yang lainnya. Tapi apa pun menu pilihan mereka, mereka tahu kesukaan mereka, mereka tau yang mereka inginkan. Sama seperti aku tahu alasan aku menyukai seseorang. Namun, aku adalah tipe orang terburuk saat makan chicken campur malam ini, karena aku tidak tahu bagian yang aku sukai lebih. Tapi apakah tau seluruh bagian terjelek dipakai di sini, dan hanya itu yang aku tau. Aku mencicipi seluruhnya tanpa tau yang paling membuatku tertarik. Kata mereka, jangan terlalu serakah, begitu aku menghabiskan seluruhnya. Aku bisa berakhir dengan tangan kosong dan rasa bersalah. Tapi, bagiku rasa bersalah itu tidak apa-apa, karena rasa bersalah adalah cara terbaik untuk mempertahankan kehidupan #LiveMore #FoodFlatLay #DBSCulinaryChallenge with @dbsbankid #LiveMoreSociety
#foodinhands @kokikutv #LiveMore #DBSxKokikuTV @handsinframe #DBSxHIF #TerryStory #DBSxFIH #CulinaryEnthusiast #foodie #food #FoodPhotography #happytummy #courses #ColdAppetizer #Soup #WarmAppetizer #MainCourse #vegetables #potatoes #Sweet # Dessert #TerrySelvy #TerryStory #TSYstories #FoodieStories

Drama Queen #NoeRow

Hi, #coffeelatte!
have a nice day ahead,

Kenapa? Ada yang ketinggalan, ya? Aku marah karena merasa sedih sekali, di saat ratusan juta orang di muka bumi meski bertarung nyawa untuk perang dari kemiskinan. Aku malah menangisi orang yang jelas-jelas tidak memilih ku. Semesta, boleh kita berbincang kembali? Kau setuju, tidak, tidak ada pasien yang harus di operasi karena patah hati? Tidak ada juga ada pengidap patah hati yang harus di obral. Tapi, kenapa rasanya seperti sakit yang kronis, ya? Kenapa dia kembali datang? Apakah cerita ini belum benar-benar berakhir? Apa aku masih sama? Meski ia jatuhkan berkali-kali. Sepertinya aku dan dia, bukan tangga dan cinta. Tak kan ada habisnya, jika aku bercerita tentangmu. Kau tahu, tidak? Aku suka sekali memakai jam sekarang. Mungkin dulu tidak, begitulah cara ku melewatkan waktu ketika tidak bersamamu. Boleh kali ini aku rindu? Bukan untuk kembali, hanya penasaran. Apakah semua baik-baik saja. Aku percaya, ada 3 hal yang tak kan kembali; waktu, kesempatan, dan kenangan. Terkadang aneh, kenapa aku harus melihat ke belakang lagi. Walaupun sebenarnya, aku belum terlalu jauh ke depan. Semua memang terus berorientasi di tempat yang sama. Kalau kata Dilan “Tidak suka, bukan berarti membenci, kan?”. Butuh waktu yang lama, sampai aku tidak mengingat apa pun tentang kenangan. Sesungguhnya, segala yang menyenangkan, adalah sebagian kecil dari kesedihan. Kalau boleh jujur, aku tidak hanya mencintai setiap detik ketika bersamamu. Tapi, aku begitu mengagumi setiap inci yang tersimpan di balik kenangan. Semesta, kau membuat ku mengerti, bahwa menerima kekurangan orang lain, pada awalnya adalah kebahagiaan yang terus berlanjut. Kalau aku berbincang kembali, hanya takut perasaan ku lebih tinggi, ketimbang logika ku. Apa kau sedang tertawa? Aku pernah bilang kepadanya, bahwa kau senang sekali menertawakan hal yang di luar logika mu. Tempat ini selalu punya cara untuk mengingat segala hal tentangmu. Sepertinya, aku mulai tertarik akan kopi #Coffee. Apa benar kopi hal yang terpahit? Setidaknya, tidak cerita ini saja. Semesta, sepertinya sampai di sini dulu kita berbincang. Setelah ini, mungkin aku akan terus bercerita kepadamu. #DramaQueenNoerow
oleh: Penggemar #DramaQueenNoe

Foodies Stories

Foodies Stories_____ Sebelum masuk ke cerita di balik penampakan picture di atas #FoodFlatLay yang baru aku coba dan aku pelajari beberapa hari terakhir ini, mari simak cerita lain dari usahku itu. Aku adalah tipe orang yang mudah penasaran dan bersemangat jika tertarik akan sesuatu. Walaupun aku tidak memiliki fasilitas pendukung yang memadai, seperti aku tidak memiliki waktu yang cukup untuk hunting keluar, aku tidak mempunyai uang yang cukup untuk memiliki dan berinvestasi di kamera, maupun jajan makanan yang mahal. Sehingga aku berusaha semampu ku untuk memanfaatkan yang ada. Ya, aku memotret dengan kamera ponsel, meski pun ada teman yang memiliki kamera, mungkin sesekali bisa aku minjem, akan tetapi aku memilih, tidak, sampai aku tamat kuliah dan bisa menabung atau berusaha sendiri untuk mendapatkannya. Now, let’s visit my memories, tentang pic di atas, adalah sepotong paha Gulai Ayam, sepotong dada Rendang Ayam, dan seekor Ikan Nila Bakar (cek Instagram @terryselvy), yang merupakan masakan bersantan, kaya akan bumbu rempah-rempah, dan sedikit rasa pedas khas masakan Padang. Menu di atas bagiku sebuah surga makanan, sebuah masakan yang enak, yang bisa membawa ku pada sebuah petualangan. Pada sebuah perjalanan yang baru, ketempat yang jauh. Masakan bisa mengambil dua bahan masakan yang berbeda dari secarik catatan resep atau sobek kan ujung buku yang berlawanan, dan membawanya bersama dalam harmoni yang sempurna, atau bisa mengambil bahan masakan yang biasa, sesuatu yang umum, dan mengubah nya menjadi sesuatu yang baru dan menyenangkan. Masakan bisa membuat yang mustahil menjadi mungkin #LiveMore. Tetapi, dari semua yang terbaik adalah, masakan enak yang bisa mengumpulkan orang bersama-sama. Ini bagiku merupakan bentuk keinginan dan ungkapan cinta yang paling puncak dari masakan yang terbaik dan masakan yang terhebat dari semuanya, adalah “masakan keluarga”. Karena siapa yang memberimu makanan lebih baik ketimbang orang-orang yang kau cintai, keluarga.#LiveMore#FoodFlatLay #DBSCulinaryChallenge with @dbsbankid, #LiveMoreSociety. @kokikutv, #DBSxFIH, #DBSxHIF, #DBSxKokikuTV, @handsinframe, @foodinhands
— by @tsystories
[ Padang, 1 Agustus 2018 | 19.05 wib ]

Makan Bajamba

“Makan Bajamba”. Makan bajamba atau makan barapak merupakan tradisi makan masyarakat Minangkabau yang dilakukan dengan hamparan duduk bersama-sama (biasanya dilakukan oleh tiga hingga tujuh orang dengan duduk melingkar) dalam satu ruangan atau tempat tertentu. Tujuan makan bajamba ini adalah untuk memunculkan rasa kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, tanpa melihat perbedaan status sosial di sanak sodala dalam kaum, selain itu juga bentuk gotong royong dalam masyarakat minangkabau dalam kehidupannya. #LiveMore, #FoodFlatLay, #DBSCulinaryChallenge, with @dbsbankid , #LiveMoreSociety. Makan bajamba adalah ciri khas dan kebiasaan di #MasyarakatMinangkabau. Makan bajamba awalnya dilakukan pada hari-hari besar agama Islam, upacara adat-istiadat minangkabau, pesta adat, dan acara penting lainnya. Tetapi sekarang, di rumah-rumah makan padang pun sering kita temui hal seperti ini, coba saja datang ke Padang. Posisi duduk kita saat makan pun harus sesuai tatakrama. Bagi perempuan, posisi duduk tegap bersimpuh, tidak membungkuk. Sedangkan bagi laki-laki, posisi duduk harus ber-sila. Bagi anak-anak, akan duduk di samping orang tuanya. Dalam suatu jamba, kita makan serempak, tidak ada yang duluan maupun ditinggal terakhir, semuanya sama rata, sama rasa, dan sama siap. Untuk lauk pauk, tentunya menyajikan masakan khas Minangkabau, berupa; rendang daging, dendeng balado, gulau tambusu, asam padeh daging, terong balado, perkedel, gado-gado, aneka jenis olahan ayam, ayam gulai, ayam goreng balado, ayam bakar, ikan bakar dan lauk lainnya. — @tsystories. #foodinhands, @kokikutv, #LiveMore, #DBSxKokikuTV, @handsinframe, #DBSxHIF, #tsyStory, #DBSxFIH., #foodie, #food, #foodphotography,
[ Padang, 1 Agustus 2018 ]

Gado-Gado

Good Night, Friends. Let me tell you my story! I love veggies and eggs (@foodinhands di atas adalah jajanan Gado-Gado khas Padang yang gampang ditemui baik waktu pagi untuk sarapan, hingga malam untuk cemilan, baik di restoran hingga di jejeran Street Food, gado-gado ini berbeda dari Gado-Gado Betawi atau Jawa, dan terutama mix hidangan ini adalah telur sehat rendah kolesterol yang telah teruji karena ini adalah salah satu topik penelitianku tahun lalu), but they aren’t always enough for health. #StreetFoodHunt#DBSCulinaryChallengewith@dbsbankid#LiveMoreSociety  #LiveMore. Last weekend was a bit tough for me. I was exhausted! No matter how clean I tried to eat, moved my body and maintained whole healthy lifestyle, having enough rest and quiet time is still be weakness for myself. It was not always easy as a student living in the boarding house, especially when I am not in home (aku mencoba kuliah sambil bekerja). I’m so glad I asked for help to a friend to help me controlling my times. I took some time for myself to unplug a bit from #studentlife and take care of the precious ME. It’s priceless. You can only give what you have. Thus no matter how much I love my activity, I have to remind myself to take care of ME first so that I can have something to give to them. Easier said than done, I know. But I know when I do it I feel loved and I could give them even more #LiveMore #LiveMoreSociety. Sometimes it’s also okay to ask for help, which is something I’m not really good at, but I’m working on it. Health is an compulsory thing. And it’s really important to make sure all the things are collaborated to have good life. That being said, I’m also grateful for those down moments because they’re great reminders to slow down and check everything around so we can grow, evolve and become a better person. Hope you guys are having a great week so far. I’m sending you so much love right now, because now I have a lot to give. Love you my friends, my people. Thank you for your support and all the love you send to us every day. Take care of yourself 🙏 — @tsystories
[ Padang, 31 Juli 2018 ]
@kokikutv #LiveMore #DBSxKokikuTV @handsinframe #DBSxHIF #TSYstory #DBSxFIH

SOTO MEDAN

Soto sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia, bagaimana tidak, soto merupakan salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang cukup populer. Keistimewaan hidangan ini terletak pada kuah kaldu-nya yang gurih, aneka rempah-rempah yang dipakai sebagai bumbu-nya, dengan taburan bahan makanan lainnya, seperti suwiran daging ayam atau daging sapi. Contohnya, soto ayam asal kota medan di atas. Aku tidak begitu tahu apakah soto medan di atas asli dibikin oleh orang medan yang notabennya soto asal medan atau bukan, karena aku menemukan dan membelinya di jejeran food street gitu di kotaku, Padang. #StreetFoodHunt #DBSCulinaryChallenge with @dbsbankid #LiveMoreSociety. Let’s back to the story! Hari ini, sama seperti hari-hari biasanya, dimana aku yang selalu nongkrong, traveling, hingga makan sendirian, entah itu di cafe, di restoran elit hingga makan di emperan jalan. Iya, sendirian, setiap aku post di Instagram, selalu ada aja teman yang meledek via DM “Jomlo ya, kasihan banget sendirian kemana-mana, blabla…”. Eits, tunggu dulu! Apa yang salah dengan kesendirian? Kehidupan telah mengajarkanku, bahwa kita tidak bisa mengendalikan kesetiaan seseorang untuk terus bersama kita. Tanpa kita sadari kita telah menjadi orang-orang yang penuntut dan pengatur tanpa kita inginkan. Kita melakukannya mengatas namakan cinta dan kebaikan dalam sebuah hubungan, kita melakukannya demi kehidupan kita agar tampak lebih baik, padahal itu bentuk dari sebuah ke-egoisan. Tidak peduli seberapa baik kita terhadap orang lain, maupun orang-orang di sekitar kita, bukan berarti mereka akan memperlakukan kita sama, bukan berarti mereka akan selalu menemani kita kemana pun. Kebaikan tidak berhak menuntut balasan, karena kebaikan sejatinya ketulusan tanpa mengharapkan apa-apa, itulah bentuk kehidupan yang lebih baik. Tidak peduli seberapa berartinya mereka bagi kita, bukan berarti mereka akan menilai kita sama. Setiap orang akan memiliki arti tersendiri bagi orang lainnya. Ingat, kita cukup memperlakukan dan memberi kesan yang terbaik kepada semua orang #LiveMore

Tinggalkan kenangan terbaik dari perlakuanmu. — @TSYstories
[ Padang, 30 Juli 2018 ]
@kokikutv #LiveMore #DBSxKokikuTV #tsystory

Kau, Sahabatku!

❝ Kata mu, sudah lebih dari sewindu kau mengenalku dan menyukaiku secara diam-diam. Namun, aku tidak begitu tau akan hal itu, karena bagiku sejauh ini kita adalah teman dekat. Kau teman yang baik, teman yang selalu siap menyemangati ku dan selalu ada buat mendengarkan cerita-ceritaku.

Kau temanku, bukan? Apa selama ini, semua kebaikan yang kau berikan kepadaku, itu palsu? Apa kau begitu baik kepadaku karena kau menyukai ku? Apa arti pertemanan kita yang begitu baik bagimu karena ada sesuatu? Apa uang kau harapkan dari sikap pengecutmu itu?

Jika kau mampu memberikan cinta yang begitu besar kepadaku, tapi kenapa kau tidak bisa memberi pengertian yang sama besarnya? Aku hanya butuh kau mengerti bahwa aku adalah teman mu, aku juga perempuan yang terbuka akan cinta. Tapi, yang aku butuhkan bukan hanya cinta, lebih dari itu.

Jika kau begitu mudah memperlihatkan perhatin dan rasa sayangmu yang begitu tulus kepada ku, tapi kenapa kau begitu sulit untuk memberikan pemahaman dan kepedulian yang sama? Aku sebagai temanmu dan juga sebagai orang kau suka, katamu. Aku hanya ingin kau memahami kondisi dan situasiku, situasimu, dan situasi kita. Aku juga ingin kau peduli akan hal itu.

Jika kau benar-benar orang yang begitu baik seperti kau adalah temanku yang aku kenal selama ini. Kenapa kau begitu egois dengan rasamu? Apa kau ingin aku menerimamu lebih dari sekedar teman dan kita berpacaran seperti orang-orang kebanyakan? Apa itu yang kau mau? Lantas, apa yang kau harapkan dari kita memiliki hubungan tanpa komitmen itu? Aku bukanlah perempuan yang seperti itu lagi.

Aku tau, aku belum menjadi orang yang benar-benar baik dalam hal ini. Hanya saja aku tidak mau lebih buruk lagi jika aku memilih dan berpacaran dengan sahabatku sendiri. Jika kau benar-benar orang yang begitu baik, mari kita lupakan masalah ini. Jika rasamu benar, sepantasnya kau tau apa yang harus kau lakukan untukku.

Mari kita sama-sama belajar dan berjuang keras untuk mengajar impian kita masing-masing, dan sukses seperti yang kita inginkan. Belajar hingga bekerja dengan giat, hidup dengan baik, dan kau tetap menjadi teman terbaikku. Sampai suatu saat nanti, jika rasamu masih sama kepadaku, mari kita lebih dari sekedar teman dan memiliki komitmen 🙂

Apa aku begitu egois? Apa aku benar-benar salah untuk tidak menerima dan juga tidak menolak rasamu, saat ini? Namun menggantungkan takdir dengan laju waktu…❞ —[Story by me @tsystories]

Sahabat Terbaik…
Padang, 1 Mei 2018

Pragmatis!

❝ When youre with someone you don’t just sign up for the cute dates, the cuddles, the smiles. You don’t just sign up for the long talks, and learning each other’s hearts. You sign up for the struggles, the crying, the anger and depression. You sign up for the screaming and pushing away. You don’t get to pick and choose. That’s the beautiful part. You don’t just get the good…You get the bad that comes with it and form love out of it all… ❞
@tsystories

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai