#0086tsy | Why

❝ Aku #penasaran mengapa orang-orang harus berpura-pura, ketika mereka akan menunjukan wajah #asli mereka suatu hari? Mengapa mereka harus menampilkan #image or gambar yang baik dari diri mereka di depan orang lain, ketika sebenarnya mereka tidak sebaik baik itu? dan aku bertanya-tanya, apa berharga #kebahagiaan yang mereka dapatkan, ketika mereka melanggar #kepercayaan orang lain dengan berbohong seperti itu? Bukankah mereka harus menunjukan wajah asli mereka pada akhirnya? Mengapa mereka tidak bisa #jujur dengan menunjukan aslinya mereka secara #nyata dari awal? Aku penasaran bagaimana bisa satu orang memiliki begitu banyak #ekspresi, begitu banyak #sisi, dan begitu banyak #kebohongan? ❞ —[Story by me @tsystories]

Mengapa demikian,
Padang, 23 April 2018

#0085tsy | + Positive mean

❝ Jangan bersikap dingin terhadap #seseorang, hanya karena mereka memilih lebih menghargai kebahagiaan mereka sebelum dengan kita. Itu artinya, saat bersamaan kita, kita belum mampu memberikan #kebahagiaan yang lebih. Jangan bersikap tidak #adil dan tidak #menghargai terhadap seseorang, hanya karena mereka tidak datang sesuai #harapan kita. Bagaimana pun, mereka sudah ¥berusaha ada dan yang terbaik buat kita. Jangan bersikap #cuek dan #berubah terhadap seseorang, hanya karena mereka tidak #peduli sebanyak yang kita lakukan. Karena kita tidak pernah tau, tingkat kepedulian seseorang terhadap kita secara #nyata. Jangan tiba-tiba #membenci dan #menjauhi seseorang, hanya karena mereka bersikap baik tetapi tidak bisa #mencintai kita. Tidak mencintai bukan berarti harus membenci, mungkin saja kita yang tidak baik untuk mereka…❞ —[Story by me @tsystories]

Jangan berpikiran buruk dulu!
Padang, 24 April 2018

#0084tsy | Yourself..

❝ Kita pikir kita tidak #diskriminatif. Hanya saja kita memiliki #ketakutan tersembunyi dalam #hati kita. Kita tak terbiasa #melepaskan dan keluar dari zona itu. Rasa #sakit dan #ketakutan itu hanyalah penyakit #trauma lainnya dan tidak menempatkan seseorang dalam bahaya fatal. Nyatanya masih banyak hal yang lebih #berbahaya dari akibat trauma jika dipertahankan. Namun, #kekhawatiran bisa mengubah trauma menjadi dingin yang membeku, menghalangi belas kasih dan #empati dari dalam diri kita. Menghancurkan kita, #menghancurkan #hubungan sosial kita, dan menghancurkan #kebahagian didalam kehidupan seseorang. Mengisolasi diri sendiri dengan #perasaan tanpa #keberanian, perasaan yang tidak #percaya diri di kehidupan, perasaan yang tidak #simpati dan tidak adil, perasaan yang acuh tak acuh. Apa kita akan biarkan diri kita #hancur seperti ini? Menyadari ketakutan kita terhadap penyebab trauma tersebut adalah satu-satunya cara untuk #menghancurkan tembok ini, agar bisa memperoleh #kebahagiaan lagi…❞ —[Story by me @tsystories]

Love Yourself…
Padang, 24 April 2018

#0083tsy | Kekhawatiranku

❝ Apa kau tau perasaan yang tidak nyaman ketika kita bertemu dengan orang yang akan mengacaukan hidup kita? Hal itu sedikit lucu dan tidak semua orang akan percaya hal itu benar-benar ada. Aku tidak pernah mengatakan kepada siapa pun sebelumnya, karena aku tidak pernah melihat secara langsung atau pengakuan secara langsung dari mereka. Aku tidak pernah mencari tahu hal itu kepada orang lain. Tapi, sejauh ini aku cukup yakin mereka itu bukanlah orang yang seperti itu. Mereka tidak begitu terbuka tentang masalah yang begitu sensitif dengan ku. Dan mungkin, jika bukan karena teman se-Kost-an ku yang memberi tahu, aku tidak akan pernah tau hal-hal itu ada di antara mereka. Mereka tidak suka membahas tentang perasaan dan rasa suka, aku tau dan memaklumi hal itu karena aku pun demikian, dan beberapa orang memang tertutup perihal cinta dan perasaan mereka secara lebih jauh. Aku pikir mereka sama dengan ku, sebagai orang yang lurus dan normal. Itu bukan sesuatu yang pantas untuk aku curigai karena mereka temanku. Tapi, aku menggunakan kata “Mungkin / Bisa jadi”, dan aku pikir sekarang sudah tidak aneh lagi menggunakan kata itu dan untuk menduganya. Aku tidak pernah berfikir untuk mengenal mereka, akan memiliki teman-teman seperti itu. Tapi kau tahu, di dalam hidup kita bisa mengenal dan mengetahui apa saja, ketika kita tidak terfikir dan mengharapkannya. Dan itu dia, mereka membuatku memikirkan hal-hal yang tidak pernah akan aku pikirkan sebelumnya, mereka juga membuatku kesulitan dan mendapatkan masalah, sialan. Mereka membuatku begitu marah dalam pertemanan, bahkan sakit rasanya seperti aku meragukan temanku sendiri. Aku pikir penyimpangan yang menjijikan dan tak ber-moral benar-benar ada dunia ini dan malah ada di antara kita tanpa kita sadari, itu membuatku kesal tanpa alasan…❞ —[Story by me @tsystories]

Pemikiranku dan Kekhawatiran,
Padang, 25 April 2018

#0082tsy | Seiring Waktu

❝ Aku tau bagaimana untuk berhenti mencintai seseorang yang tidak seharusnya aku cintai lagi. Karena suatu alasan atau alasan apapun itu… Aku tau kedepannya tidak mungkin, tapi sebelumnya percayalah kita dulu pernah ada rasa suka yang tulus. Aku bilang pada diriku untuk cinta pertamaku, bahwa aku akan mencintainya selamanya. Tapi sekarang aku tidak lagi bersamanya. Mereka tetap memiliki tempat di hati ku, sebagai apapun itu. Seperti teman-teman dan sahabatku, yang mengubah hidupku. Tapi, sekarang aku tidak bersama mereka lagi, buktinya sudah ada orang-orang baru yang berbeda bersama mereka sekarang, dan aku bukan diantara salah satunya lagi. Dan satu hari, kita tidak akan lagi mencintai orang-orang yang kita cintai sekarang. Kita hanya harus menunggu diri kita untuk berubah lagi. Dan aku mencoba untuk mempercepat perubahan itu, dengan menyibukkan diri, dengan de mulai hobi baru, mengganti gaya hidup dan memotong rambut, bepergian, dan belajar hal-hal baru di tempat-tempat baru. Apa saja aku lakukan,, Karena kebenaran yang menyedihkan adalah kita tau kita perlu mengeluarkan dan membuang bagian dari diri kita yang masih terjerat jatuh cinta, yang masih belum bisa melepaskannya. Itu menyebalkan,tapi itu perlu kita lakukan…❞ —[Story by me @tsystories]

Seiring berjalannya waktu…
Padang, 25 April 2018

#0081tsy | Cermin

❝ Kehidupan telah mengajarkan ku, bahwa kita tidak bisa mengendalikan kesetiaan seseorang. Tanpa kita sadari kita telah menjadi orang-orang yang penuntut dan pengatur tanpa kita sadari, kita melakukannya mengatas namakan cinta, padahal itu ke-ego-isan. Tidak peduli seberapa baik kita terhadap mereka, bukan berarti mereka akan memperlakukan kita sama. Kebaikan tidak berhak menuntut balasan, karena kebaikan sejatinya ketulusan tanpa mengharapkan apa-apa. Tidak peduli seberapa berartinya mereka bagi kita, bukan berarti mereka akan menilai kita sama. Setiap orang akan memiliki arti tersendiri bagi orang lainnya, kita cukup memberi kesan yang terbaik kepada semua orang. Kadang orang yang paling kita cintai, ternyata bukan lah seseorang yang paling dapat kita percayai. Karena rasa cinta dapat membutakan, begitu juga cinta dapat berkhianat saat mereka bosan. Hanya rasa saja tidak mampu bertahan tanpa kepercayaan dan komitmen yang kuat…❞ —[Story by me @tsystories]

Perlakukan mereka seperti yang kau ingin,
Padang, 25 April 2018

#0080tsy | Dua Sisi

❝ Seperti bunga. Bagi beberapa orang, kita begitu berharga seperti mawar merah yang selalu mereka puja dan mereka simpan dalam buku harian mereka, tidak peduli bagaimana mawar itu mengering setelahnya mereka akan tetap menyimpannya. Bagi sebagian orang lainnya, kita tidak signifikan, seperti bunga dalam vas mereka, yang mereka ganti atau tukar setiap hari tanpa memikirkannya dua kali. Tidak peduli jika bunga itu masih segar dan cantik, mereka akan tetap menggantinya dengan yang baru…❞ —[Story by me @systories]

Dua sisi dari dua sudut pandang,
Padang, 25 April 2018

#0079tsy | Period..

❝ Bahkan setelah penghianat dari mereka secara terus-menerus, jika kita masih memaksakan menaruh kepercayaan kepada mereka, maka kesalahan berikutnya adalah kita bukan mereka. Jangan menjadi bodoh dan pengecut. Milikilah keberanian untuk mencintai diri sendiri lebih besar dari kita mencintai mereka, menghormati emosi kita sendiri lebih dari kita menghormati mereka. Cukup menjadi tangguh dan menendang banjingan seperti itu keluar dari hidup kita. Hargai diri kita sendiri terlebih dahulu! ❞ —[Story by me @tsystories]

P.S. Sometimes these words are not meant for the world but for yourself, sometimes you write to remind yourself to put yourself before anyone else.. I mean ANYONE. Period…
#loveyourself
Padang, 25 April 2018

#0078tsy | Aku & Pemikiranku

Masih ingat kah beberapa penggalan cerita yang pernah aku tuliskan? Aku tau bahwa cerita itu tanpa akhir. Hari ini aku naik mobilnya menuju ke sebuah pantai. Apakah akan hujan seperti kepergian kami yang lalu? Tidak. Hari ini sangat terik dan panas. Mungkin, ini terakhir kalinya aku mengenangnya, bahwa kami dulu pernah saling menyukai selama bertahun-tahun, walaupun kami masing-masing telah mempunyai seseorang yang spesial. Kami masih sama-sama tidak bisa melepaskan perasaan satu sama lainnya. Maaf, aku tidak bisa memberimu cinta yang layak. Aku haus akan kebebasan yang kau sebutkan. Tapi aku tidak pernah berani mencobanya. Sebenarnya aku hanya ingin kebahagiaan sejati, walaupun aku harus memperjuangkan kebebasan, bepergian dan berkelana hingga ke ujung dunia. Memiliki jutaan kenalan baru dan ribuan tempat untuk disinggahi nantinya. Dahulu aku berfikir bahwa, kesepian hanya ada dalam cerita dongeng, dan tak pernah terpikirkan olehku jika itulah “Duniamu”. Memang sulit untuk memutuskan silaturrahmi antara kita. Tidak masalah jika itu dalam cerita novel atau kisah nyata. Aku lebih memilih untuk pergi dari lingkaran tanpa nama ini. Begitu banyak cerita di dalam keheningan, yang haus untuk ditorehkan. Ada yang bertanya, apakah semua tulisanku adalah kisah pribadiku? Bukan, aku tidak seberuntung mereka, yang sudah bertemu satu sama lainnya dalam cerita. Bagaimana pun juga aku telah membuat mereka pergi. Menyakiti dan meninggalkan mereka tanpa alasan dan penjelasan. Sekarang, semuanya aku anggap baik-baik saja. ❝Apakah layak mengorbankan orang yang dicintai untuk menerima sebuah kebohongan?❞ —[Story by me @tsystories]

Aku dan Pemikiranku,
Padang, 27 April 2018

#0077tsy | My Story..

❝ Beberapa orang nge-DM dan nge-Chat aku pada beberapa waktu yang lalu. Mereka mengatakan penilaian mereka terhadap tulisan ku. Tulisan-tulisan yang lebih tepatnya aku sebut sebagai sebuah Story, atau tulisan bebas yang aku bagikan di beberapa akun sosial media pribadiku atau yang aku post bersama foto menjadi caption di instagram ini. Beberapa orang tanpa ragu mengatakan, tulisan ku bagus. Beberapa orang tanpa aku tau kebenarannya mengatakan, tulisanku menarik dan alami. Beberapa orang yang aku harapkan, muncul mengoreksi beberapa bagian dari tulisanku dan cara penyajiannya. Dan, beberapa orang mempertanyakan perihal tulisan itu, ada yang mengkritik, memberi saran dan masukan, ada pula yang menanyakan sumber inspirasiku. Beberapa dari mereka juga mencoba memahami arti dan menerka-nerka emosi dibalik tulisanku secara random. Aku mengucap terima kasih atas kehadiran mereka, sebagai orang-orang yang meluangkan waktunya untuk itu, untuk membaca tulisan aneh ku yang tidak berfaedah dan menyampaikannya kepadaku dalam bentuk chat/DM. Sebagai apapun mereka, entah mereka sebagai penyuka atau pembenci, aku merasa ter-support akan hal itu. Namun, terlepas dari semua itu, aku tidak begitu yakin. Tidak ada yang bisa membaca apalagi mengartikan apa yang aku rasakan dibalik tulisanku, baik kebahagiaan, kekecewaan, kesedihan dan penderitaanku di dalam tulisan-tulisan yang pernah aku bagikan di sini. Orang-orang hanya membacanya dan mengartikan sesuai pemahaman mereka masing-masing atau hanya sekadar menganggap sebagai caption tanpa arti apa-apa. Tak apa 🙂 Biar aku saja yang mengetahui dan mengenang cerita maupun fakta dibalik tulisan-tulisan itu, jika suatu saat nanti aku membacanya lagi, aku sudah tidak apa-apa…❞ —[Story by me @tsystories]

Aku dan Tulisanku,
Padang, 29 April 2018
Selamat Hari Puisi Nasional #28April
Tapi, A k u Tidak akan berpuisi ditulisan ini…

#0076tsy | Habis..

❝ Aku mengatakan kepada diriku sendiri bahwa aku akan lebih berani saat ini, akan lebih percaya diri, akan lebih bahagia, serta lebih siap untuk menghadapi risiko, apapun itu. Tapi perlahan-lahan aku mulai merasakan keraguan. Rasa takut bercampur amarah pada kekesalan yang semakin mencekam, membuat ku sulit bernapas. Daripada berkelahi, aku memilih kembali ke kebiasaan lama. Bersikap tak peduli, cuek dan membiarkannya berlalu seperti tidak terjadi apa-apa. Mereka bersikap baik, seperti tidak ada apa-apa. Aku tau cara kerjanya, tapi bagaimana aku harus bertindak untuk melewatinya? Mereka selalu setia ada di sana, untuk kembali dan menyambut ku dengan tangan terbuka. Lalu perlahan-lahan menghancurkan ku dengan kejamnya. Mudah di awal, menyakitkan di akhir. Aku menyadari, terkadang cara yang mudah bukanlah yang terbaik dan paling benar. Terkadang hidup adalah pertarungan. Terkadang ada yang lebih memilih bertahan dari pada menjauh dari jalan menuju bahaya. Bukan melarikan diri dari masalah lalu bertuan pada pada penyesalan. Kita akan melawan rasa takut, tidak peduli seberapa banyak mereka memberi tekanan, tidak peduli betapa menakutkannya masa depan yang tidak pasti. Kita melangkah keluar dari zona nyaman kita. Memang terasa sulit pada awalnya, tetapi setiap langkah sekecil apapun akan membuat kita lebih mudah untuk berdamai dengan diri sendiri. Menjauhi apa pun yang membuat kita menjadi ragu, kita harus menghentikan kebiasaan yang mungkin terasa aman, tetapi tidak lebih dari alasan belaka (kedok) untuk menyerah. Diri kita bukanlah alasan ketakutan kita. Kita bukan lagi diri kita yang lama dan penyebab bekas luka kita. Kita jauh lebih baik dari pemikiran suram kita yang mencoba untuk mengambil alih kendali atas diri kita. Ada kalanya aku lupa bagaimana untuk menjadi orang yang berani. Ketika aku tidak dapat mengingat seperti apa rasanya tidak takut. Tapi aku berusaha keras menghindari kebiasaan lama yang seperti racun ini. Aku tidak membiarkan rasa takut ku mengambil alih kendali. Saya tidak akan meringkuk, dan menyedihkan, serta menangis di depan siapa pun atau apa pun, ini. Tidak lagi! Tidak akan… ❞ —[Story by me @tsystories]

#0075tsy | Pain

Aku tidak mengerti. Kenapa mereka semua tidak mengerti aku. Tertawa dibalik rasa sakit seseorang. Kenapa mereka melakukan itu padaku? Aku bahkan tidak bisa menangis meski pun merasa tersakiti. Rasanya seperti ada pisau yang menusuk jiwaku. Aku tidak hidup,,, aku mencoba untuk bertahan. Aku tidak mau pergi ke kampus. Aku ingin tidur selamanya. Tidak ada orang yang mendengarkan ku. Aku sendirian.

Me Alone,
Padang, 13 Maret 2018 (20:33 wib)

@tsystories

#0074tsy | Masa Lalu itu

Jika aku tetap melangkah maju, apa masa lalu akan berani menghalangi ku? Tapi apa sebenarnya masa lalu itu? Dimanakah arus awal dimulainya? Jika aku tidak bisa memendam pemikiran ku, mungkin langkah kakiku tidak akan seberat ini. Jika aku merasa lelah, lebih baik aku mengabaikan perasaan ini. Memanggil namamu menjadi hal terbaik bagiku. Tapi kamu tidak akan pernah mengetahuinya, ketika waktu berlalu.

Biarkan Ia Jadi Kenanganku,
Padang, 13 Maret 2018 (20.17 wib)

@tsystories

#0073tsy | T e m a n

Teman bisa menjadi sebuah hadiah, kadang juga menjadi sebuah pelajaran. Ada yang bilang, bahwa “Tidak ada Teman yang abadi, yang ada hanyalah kepentingan pribadi”. Aku tidak seutuhnya setuju dengan ini, karena bagaimana pun aku banyak mendengar, mengetahui dan membaca tentang kisah pertemanan sejati.

Padang, 12 Maret 2018
Sepenggal Pendapat tentang Teman,
Story by Me @tsystories

#0072tsy | Hak Atas Cinta

Ada sebuah peraturan dalam dunia ini, yang mana lelaki harus mencintai perempuan, lalu menikah. Dan membuat manusia tetap ada selamanya. Tapi bila ada dua manusia yang mana mengangkat tangan mereka kepada dunia, dan mengatakan kepada mereka bahwa mereka adalah pria berkeyakinan A yang mencintai wanita berkeyakinan B lainnya, atau bahkan sebaliknya. Dua manusia yang mana mereka saling mencintai, tanpa melanggar hak siapa pun secara peraturan dunia, itu bukanlah sebuah kejahatan. Akan tetapi bagaimana dengan lingkungan sosial dan pandangan orang lain dari keyakinan masing-masing? Apakah disini cinta yang salah? Apakah disini mereka sebagai dua insan manusia yang memiliki rasa yang salah? Apakah disini keyakinan yang harus dipertanyakan? Siapa yang salah atau siapa yang benar? Apakah itu salah dalam hal cinta? Untuk cinta, apakah ada hal yang pantas disalahkan? Cinta kepada siapa ia memilih, baik kepada orang biasa atau bangsawan. Cinta tidak pernah memilih kasta, ras, keyakinan atau agama, atau hal sejenis lainnya. Semuanya mendapat hal yang sama, kebahagiaan dan kesedihan yang setara. Apa yang akan kau lakukan pada cinta? Itu tergantung pada niat dan tujuanmu.

Semua Memiliki Hak Atas Cinta,
Padang, 12 Maret 2018
Story by Me @tsystories

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai