#0056tsy | Beberapa Tahun Terakhir

Kita sudah mengenal satu sama lain untuk waktu yang cukup lama, semenjak beberapa tahun silam. Tapi hari ini aku merasa seperti aku tidak mengenalnya sama sekali. Kita tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu bersama dalam waktu yang lama, tidak seperti dulu disaat kau masih disini. Jika dua orang tidak pernah benar-benar bersama. Orang-orang mengatakan bahwa ‘Mereka akan meromantis-kan semuanya‘. Namun dalam beberapa tahun terakhir, kita sudah bertengkar dan berdebat tidak terhitung kalinya, tapi kita sama-sama masih ingin mempertahankannya. Ini demi apa? Tidak kah kita merasa ini membuang-buang waktu? Disisi lain aku baru menyadarinya, bahwa aku sangat egois terhadap diri sendiri. Aku terus berfikir selama ini, kenapa aku tidak pernah memberi kesempatan seseorang yang berbeda, atau orang lain sebagai pembandingnya. Kenapa aku tidak memberi sebuah peluang orang lain untuk aku kenal sama seperti dia? Mungkin, mereka lebih baik dan kita bisa bersama. Jika aku mencobanya… Aku berfikir bahwa, mungkin alasannya aku ingin tetap mempertahankannya adalah karena aku hanya berfikir tentang masa depanku. Mungkin di dalam hatiku, aku tidak pernah mencintainya atau cintaku untuknya selama ini sudah menghilang. Mungkinkah aku hanya merasa bosan dalam hidup? Setelah ini, selanjutnya terserah padaku. Aku hanya ingin merenungkannya kembali, mencoba berfikir jernih dan bertanya pada diriku sendiri. ‘Apa yang benar-benar aku inginkan dalam kehidupan ku?‘ dan ku pikir aku masih punya banyak waktu di depanku, aku masih kategori muda untuk berfikir kearah sana. Jika aku memilih mengakhiri sekarang dan merasa benar, kalau aku tidak lagi mencintai dia. Dan, jika aku ingin memiliki petualangan romantis, setelah ini aku akan memilih meninggalkan dia, dan memulai dengan orang lain atau seseorang yang baru. Tapi jika setelah berfikir ini aku memilih untuk tetap melanjutkannya dengan dia. Aku harus melihat sekeliling dan mengingat bahwa semua yang terjadi hingga sekarang adalah karena dia juga mencintai ku.

Apa yang Benar-benar Aku Inginkan?
Padang, 10 Maret 2018
Story by Me @tsystories

#0055tsy | Tanpa Aku

Jika kau berjuang mempertahankannya, hanya akan menderita. Akan ada rasa sakit. Aku mohon padamu, tolong tinggalkan aku, tidak perlu khawatir, kalau aku akan mengalami masa sulit. Aku akan baik-baik saja. Karma baik yang telah kita bagi, sudah datang pada akhirnya. Semuanya yang telah kau lakukan untuk ku, adalah yang terbaik yang aku harapkan. Aku sangat bahagia telah bertemu denganmu. Juga berbagi kehidupan ini denganmu. Dan suatu hari, secara tidak sengaja kita akan bertemu lagi. Tidak menutup kemungkinan akan bersama lagi. Aku memintamu, untuk beralih ke dunia yang lebih baik sekarang. Tanpa aku.

Tanpa Aku,
Padang, 10 Maret 2018 (03:34 wib)
Story by me @tsystories

#0054tsy | Berharap & Menunggu

Saat kau melihat jarak langit, dan ingat akan seseorang yang selalu ada di pikiran. Ribuan kata ingin kau katakan, tapi kau harus menyimpan semuanya hari ini. Berapa kali kau melihat cinta pergi? dan yang kau lakukan hanya mengeluh? Berapa kali kau sendiri dalam kedinginan, berharap bahwa cinta akan menyelamatkan jiwamu? Kita sudah menghabiskan hidup kita dalam berharap dan menunggu. Merasakan setiap se-persekian detik jantung kita berdetak, namun tidak tau bahwa jika cinta yang kita percayai adalah nyata. Atau jika cinta terlalu jauh dan terlalu tidak nyata. Kita mengatur dan mengendalikan untuk menemukan dan memulai kehidupan cinta kita. Berani melakukan semuanya, membuat pengorbanan. Kita saksi kaki langit, tapi kita tidak tau apa yang sedang kita cari. Cinta itu sedang menunggu disini, tapi kita melewatinya tanpa mengetahui. Membuat pengorbanan. Sungguh ironi.

Berharap dan Menunggu, sungguh Ironi!
Padang, 10 Maret 2018 (03:47 wib)
Story by me @tsystories

#0053tsy | Beberapa diantaranya

Dalam kehidupan kita ada banyak hal buruk dan konyol yang terjadi setiap harinya. Tergantung pada bagaimana kita sendiri, menyikapinya. Beberapa orang masih melanjutkan hidup seakan tidak terjadi apa pun. Beberapa ada yang sudah memulai lembaran baru. Beberapa diantaranya masih sama dengan seperti sebelumnya, tidak ada perubahan. Beberapa akhirnya telah memilih kehidupan mana yang ingin mereka jalani. Oh, tak disangka, tapi tak apa. Akhir-akhir ini anak-anak tumbuh dewasa dengan cepat. Beberapa diantaranya belajar untuk beradaptasi dengan hal yang telah berubah. Beberapa,, jalan hidup mereka tidaklah sama lagi seperti sebelumnya, sungguh kuat. Beberapa diantaranya akan menghadapi beberapa hal buruk yang mana tidak mereka ketahui. Tapi beberapa di antaranya, beberapa hal buruk yang terjadi berubah menjadi kisah cinta yang membuat banyak orang iri. Ini konyol sekali.

Beberapa Orang Tanpa Pilihan,
Padang, 8 Maret 2018 (01:43 wib)
Story by me @tsystories

#0052tsy | Lenyap Bersama Waktu

Saat ini sudah dua tahun, sejak bunga-bunga merah muda kembali bermekaran. Sudah banyak hal yang berubah dalam hidupku. Tapi ada satu hal yang mungkin masih sama, yaitu kenangan yang ku miliki pada waktu itu. Meski pun semua hanya dalam waktu yang singkat. Aku menunggunya cukup lama, tapi dia tidak datang lagi. Setelah hari itu, aku tidak pernah lagi melihat dia. Begitu pun dengan cerita kita.

Lenyap Bersama Waktu,
Padang, 7 Maret 2018
@tsystories

#0051tsy | Kita Berteman?

[ Suatu hari, diantara hari buruk lainnya ]
Bisa kita berteman?
Aku pernah punya seorang sahabat, tapi kita tidak begitu dekat untuk waktu dalam lama. Sejak aku tahu kalau dia menghianati-ku, maka aku tidak pernah mempercayai seseorang lagi. Penghianat, akan mendapat akibat dari perbuatannya sendiri. Bagaimana pun juga, aku tetap tidak akan berubah sama sekali. Kesedihan, perasan bersalah untuk orang yang membantu ku sampai hari ini. Membuat ku mengerti sekarang bahwa aku perlu menjadi seseorang yang baru, bukan yang lama lagi.

Aku Perlu Menjadi Seseorang yang Baru,
Padang, 7 Maret 2018
Story by me @tsystories

#0050tsy | [ Fictional Story 1.]

[ Fictional Story ]
Cerita ini dimulai saat aku dikirim untuk belajar di salah satu universitas di Yogyakarta. Disana aku tidak memiliki seorang pun teman. Menyesuaikan diri ke lingkungan baru adalah hal yang selalu sulit untuk ku. Tapi itu tidak apa-apa, lagi pula tinggal 6 bulan lagi sampai aku pulang (ke Padang). Sampai suatu hari, di perjalanan ku dari kampus ke kost-an, aku bertemu dengan sekelompok orang yang bermasalah. Mereka menatap ku dengan mata yang tidak dapat dipercaya. Aku berniat untuk menghindar dan berbalik arah, hingga terdengar kata “Tidak usah kabur, kami disini tidak untuk menyakiti mu. Apa kamu anak baru? Siapa namamu?“,aku kaget hingga langsung menjawab namaku, dan mereka pun memperkenalkan diri satu-persatu. Salah seorang dari ketiganya berkata “Jika kau butuh bantuan, beri tahu kita” sembari pergi meninggalkanku dalam keadaan bingung. Entah mengapa aku merasa kehangatan di hatiku. Ini perasaan bahwa aku akhirnya diperhatikan di tempat ini. Namun akhirnya aku bertemu dengan masalah yang serius. Saat keluar kelas secara tidak sengaja aku menabrak salah satu anggota geng pembuat onar di fakultas itu, mereka beranggotakan 6 orang. Sontak aku menunduk dan minta maaf. Yang paling menyeramkan adalah orang yang sepertinya ketua dari geng itu, dengan hanya melihat ke matanya saja sudah membuat ku gemetar ketakutan. “Woi, muka anak baru ini sepertinya seru untuk di-bully. Apa yang kamu bawa di tas ini?” terdengar suara dari salah satu anggota mereka, dan anggota yang lainnya sembari merenggut tas ransel yang sedang aku sandang di bahu sebelah kiri, lalu membuka dan menumpahkan isinya “ah, seorang kutu buku“, merek mendorong ku hingga terjatuh. Meninggalkan bekas di pergelangan tanganku karena aku gunakan untuk menahan saat jatuh ke lantai. Kaca mata ku pun rusak. Pada saat itu, aku kira jika kaca matanya rusak maka aku hanya harus mengganti dengan yang baru. Dan jika ada orang yang mem-bully ku, aku hanya harus mengacuhkan mereka. Hanya itu saja, maka harusnya tidak akan ada masalah. Setiap saat aku berbalik dan pergi, itu karena aku tidak ingin terlibat masalah. Tapi ini tidak selalu berakhir seperti itu.

Menghindar Bukanlah Pilihan,
Padang, 7 Maret 2018
Story by me @tsystories

Happy Internasional Women’s Day

#latepost #march08
[ Happy Internasional Women’s Day ] Happy World Women’s Day ♥️


Today I thank and celebrate all female warriors who put themselves out their in a raw and honest way, who are speaking up for what they believe in to be create the change we need in this world. I celebrate all men that respect themselves and the women in their lives, who accept and value both their masculine and feminine sides to eliminate gender stereotypes and advance equality and mutual understanding. I celebrate all divine goddesses who continue to grow and strive through all of life’s challenges , and who remain soft and open even in the face of adversities and unjust treatment or even harassment. This is not a day to bash men and glorify women – this day is to celebrate equality and acceptance, as every day should be. It’s about acknowledging how freaking strong women truly are! I am beyond grateful for the beautiful beings that inspire me every day to embrace my femininity and own my mission. Having experienced harassment and bullying herself and what it means to feel ashamed for your own body and your sexuality grateful to see and feel so much love and empowerment on here. It makes me freaking proud that decided to share my journey with the world and I promise that I’ll continue to hold space for us all, to own my truth and be a voice for more love and compassion. Thank you from the bottom of my heart for your support – I am pretty emotional today reading all your messages and feeling so seen and supported. Let’s all celebrate ourselves, our beautiful bodies, our fears and our insecurities. Let’s reflect on what we’ve been through and feel proud and inspired by our own strength. Sending so much love to all of you guys! You are such beautiful conscious creatures and I’m blessed to share my journey with you!
#internationalwomensday

#happyinternasionalwomensday
#internationalwomensday #march08
#womensday #womensday2018

#0050tsy | Pola Yang Diulang

Aku takut kita akan kehilangan satu sama lain dan rasa takut itu kuat; dan itulah sebabnya setiap kata dan sayang adalah pola yang diulang untuk saling tinggal. Aku telah merasakan dia di dalam jiwa ku dan aku hanya berharap agar kita bisa selalu bersama-sama dalam rahmat dan rasa syukur karena telah menemukan satu sama lain di dunia ini, di mana cinta adalah panah ke hati. Aku selalu menginginkan tempatku dan sebagai penjaga jiwaku, sebagai seseorang yang sama aku jalani dan cintai kemudian. Hatiku sangat penuh rasa terima kasih karena aku hanya berharap bisa menerjemahkan cinta ini, dan kembali ke dunia yang membiarkan kita bersama pada saat bersamaan. Bahkan jika kita memiliki dunia di antara kita; aku ingin dia tahu – aku adalah dunia-ku. Bahwa aku ini lamban dalam mencintai, dan aku juga orang baru dalam cinta, tapi aku tidak akan memiliki cara lain. Hatiku, ku berikan padamu sampai ketukan terakhir.

Aku adalah Dunia-ku
Padang, 6 Maret 2018
@tsystories

#0049tsy | Say Goodbye

Mengucapkan selamat tinggal tidak pernah menjadi bagian ter-sulit. Ini merupakan segala sesuatu yang terjadi setelahnya. Saat bangun pagi dan meraih lembaran selimut untuk menemukan sisi lain dari tempat tidur yang kosong. Ini tentang membuat dua cangkir kopi dari kebiasaan dan kemudian menuangkan sisa makanan ke wastafel. Ini tentang ingin berbagi cerita yang bagus dan mengingat tidak ada orang yang mendengarkannya. Ini tentang laci kosong dan bingkai foto yang hancur, pecahan kaca mengotori lantai dan sisa kopi tumpah di atas karpet. Hal ini tentang terus-menerus merenungkan apa yang aku lakukan salah dan mengapa aku sepertinya selalu mendorong orang untuk pergi. Ini tentang tenggorokan yang kering dan tubuh yang lelah setelah terlalu banyak mengambil gambar dan tersandung ke sana kemari ke tangan orang lain. Ini tentang melaju melewati rumahnya dan harus menghentikan mobil untuk menarik napas dalam-dalam. Ini tentang bertemu dengannya lagi; Ini tentang menghindari kontak mata atau senyuman secara hati-hati dan menahan air mata. Dan ini tidak pernah mudah. Ini tentang tidak sekali saja harus mengucapkan selamat tinggal, tapi berulang-ulang, seperti rekaman yang rusak. Dan suatu hari, kata ‘Selamat Tinggal’ akan terasa mati rasa di lidahku, jadi aku akan menyapa ‘Hi / Hallo’ sebagai gantinya. Mereka menyarankan aku untuk mencoba hal tersebut dari pada aku tidak dapat melakukan apa-apa sama sekali. Saat itulah aku akan tahu bahwa aku sudah siap, dan tak merasa sedih lagi pada kata selamat tinggalmu.

Say Goodbye or Hallo [?]
Padang, 6 Maret 2018

@tsystories

#0048tsy | Bisakah Kau Lepaskan Tanganku?

Mempercayai mu,
Banyak hal yang takkan ku lupakan. Entah apa yang ku ingin. Ketika muda jangan terlalu lugu, lakukan saja. Aku ingin tau siapa yang aneh. Semua begitu berbeda dari yang ku pikirkan dan tidak wajar. Bahkan yang tidak ingin ku dengar, diperdengarkan hingga berulang kali. Yang tidak ingin ku lihat, dipertontonkan tayang berulang kali seperti siaran iklan. Tak usah peduli, mari kita lakukan yang kita bisa. Bisakah kau lepaskan genggaman tanganku, ku ingin terbang mencari warna hidupku sendiri. Tapi, biarlah aku disini sendiri. Menikmati hidupku sendiri. Inilah aku, aku tak akan bersedih lagi disini. Ku tahu hanya akhir, mimpiku mengiringi masa depan.

Mempercayaimu,
Padang, 6 Maret 2018
@tsystories

#0047tsy | Berpura-pura (?)

Ekspresi dari perasaan, bisa berupa kata-kata. Ada kata-kata yang kita simpan dalam hati. Lagi pula kita semua berpura-pura. Aneh rasanya jika kita telah menemukan tempat tinggal yang tepat, tapi tidak bisa tinggal.

Kita Semua Berpura-pura,
Padang, 6 Maret 2018
@tsystories

#0046tsy | Dalam Diamku

Dalam diam aku menyimpan sebuah perasaan, perasaan yang begitu sulit untuk aku jelaskan. Begitu banyak kata yang ingin aku sampaikan, yang dapat mewakili perasaan hatiku saat ini. Namun, bibir ini terus ter-bungkam dan dan tak bisa mengatakan. Tahukah kau, dalam diam aku menyimpan begitu banyak pertanyaan. Dalam diam, aku juga selalu memperhatikan, memperhatikan apa pun yang kau lakukan. Dan aku, aku yang selalu mengagumi-mu dalam diam. Meski pun, bibir ini tidak pernah mengatakan yang sebenarnya. Tapi bukan berarti aku tak pernah merasa, jika ada sesuatu yang berbeda diantara kita. Dan tak mungkin ku melewatkan mu hanya karena aku tak mampu untuk berbicara. Bahwa aku menginginkan kau selalu ada di dekat ku. Aku ingin kau tahu tentang semua hal itu. Dalam diam aku menyayangimu 🙂 Efek susah tidur 😴

Dalam Diam aku memperhatikanmu,
Padang, 5 Maret 2018 (23.12 wib)
@tsystories

#0045tsy | Teman Spesial

Perasaan-ku untukmu lebih dari sekadar seseorang yang aku kenal. Setiap hari aku hanya bisa menyimpannya, dan berkata kepada diri sendiri ‘jangan’. Teman dekat bisa menjadi teman yang dicintai. Tapi aku takut kamu akan membenci ku jika aku memberitahu mu. Aku hanya akan menjadi apapun yang aku bisa untukmu. Karena mencintaimu bisa membuatku, merasa seperti ada disana untuk ‘bahagia‘. Meski mungkin kamu tidak mencintai-ku, tidak tau apa lagi yang bisa aku dapatkan. Aku hanya tau bahwa aku menyukai-mu, meski aku tidak punya kesempatan. Cukup menjadi temanmu, tanpa ada keraguan.

Teman Spesial,
Padang, 5 Maret 2018 (23.12 wib)
@tsystories

#0044tsy | Mencoba Menjauh

Jauh dari keramain dan hiruk-pikuk pertemanan yang heboh. Disini aku mampu membuat sebuah pertemuan yang secara drastis mengubah takdir-ku, dengan seseorang. Orang itu adalah, tidak hanya orang asing yang pernah ku kenal yang datang kembali untuk liburan disini. Tapi juga orang yang menjadi pusat perhatian ku semenjak beberapa tahun lalu. #9tahun. Dari sudut pandang ku, dia bernilai satu atau dua jauh lebih dari penilaian mereka teman-temannya sendiri. Bila dibanding dengan teman-teman ku yang lain, dia teman yang sepenuhnya dari dunia yang berbeda dariku. Seolah-olah dia keberadaannya jauh diatas awan. Namun, orang itu sudah mengatakan padaku, bahwa hubungan kami sampai kapan pun spesial untuknya, aku pernah menyerah untuknya tapi entah mengapa disisi lain sudut kosong pada hatiku seakan masih diisi oleh harapan. Kau membuat ku kehilangan kepercayaan diri untuk melangkah maju. Bahkan lintas perbedaan keyakinan, budaya, dan domisili pun tidak pernah jadi masalah lagi. Berkali-kali kau meyakinkan ku dan berkali-kali itu pula aku mencoba menjauh. Tapi hasil yang aku peroleh masih sama seperti tahun-tahun berlalu. Seperti kami sama-sama paham akan itu.

Ini sepenggal kisahku, bagaiman denganmu?
Padang, 5 Maret 2018
@tsystories

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai